WHAT'S NEW?
Loading...

10 Penemuan Hebat Yang Ditemukan Secara Tidak Sengaja


Eureka! - Hidup kita sangat terbantu dengan hasil kerja keras orang-orang yang telah berhasil menemukan sesuatu yang sangat berguna, Penemuan-penemuan tersebut sudah mengubah cara hidup kita menjadi lebih mudah. Berbicara tentang penemuan berarti berbicara tentang kerja keras dan kejeniusan dari orang-orang hebat. Namun tahukah anda ternyata tidak semua penemuan yang kita kenal hari ini muncul dari sebuah keseriusan? karena fakta-fakta berikut ini mengungkapkan ada penemuan-penemuan yang tercipta dari ketidaksengajaan. What!...
Berikut ini ada beberapa fakta yang telah dirangkum oleh Eureka dari berbagai sumber yang akan membuat anda kaget dan hampir tidak percaya. 

1. Microwave - Percy L. Spencer



Siapa sangka perangkat secanggih Microwave ternyata ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang Engineer di Raytheon yang bernama Percy L. Spencer.
Pada tahun 1945 Spencer mengutak atik Magnetron pemancar gelombang mikro yang sering digunakan pada perangkat radar. Selama percobaan pada pekerjaannya terkait radar tersebut ia merasakan sensasi yang aneh pada celananya, sebutir permen yang ada di saku celana nya pun mulai meleleh. Ia pun menyadari hal ini disebabkan oleh efek dari pancaran gelombang mikro (micro wave). Spencer langsung menyadari potensi besar dari efek ini dalam bidang kuliner, dan akhirnya efek ini diaplikasikan pada perangkat open microwave.

2. Sachharin - Ira Remsen, Constantin Wahlberg



Saccharin, atau yang disebut dengan pemanis buatan ditemukan pada tahun 1879 oleh  Ira Remsen dan Constantin Wahlberg di laboratorium universitas Hopkins, baltimore, USA. Pada saat istirahat makan, Fahlberg yang kelupaan untuk mencuci tangannya sehabis bekerja di lab merasakan rasa manis yang aneh pada saat makan yang rasa manis itu berasal dari tangannya sendiri. Akhirnya ia menyadari rasa manis tersebut dan menemukan pemanis buatan yang akhirnya mematenkannya atas nama mereka berdua.

3. Play Doh - Kutol Products



Keberadaan Play Doh sudah tersebar luas dan mengisi hampir setiap ruang bermain anak-anak di seluruh dunia. Namun tahukah anda bahwa awalnya benda ini ironisnya diciptakan sebagai produk pembersih. Benda yang berupa pasta ini awalnya digunakan sebagai benda pembersih untuk wallpaper yang kotor akibat dari pemakaian tungku api selama musim dingin. Namun akhirnya orang-orang tidak menggunakan lagi tungku api selama musim dingin dan beralih menggunakan gas. Kenyataan ini membuat perusahaan terancam bangkrut. Joseph McVicker menemukan fakta lain, bahwa bagian "dough"dari produk mereka selain untuk membersihkan wallpaper juga digunakan di berbagai rumah sekolah sebagai benda liat yang digunakan untuk membuat berbagai bentuk permodelan. Eureka!, produk ini merupakan sebuah permainan tanpa mereka sadari, hingga akhirnya mulai tahun 1957 Play Doh yang berwarna pertama sekali dipasarkan pada Macy's and Hawked pada siaran Televisi anak-anak yang membawa penemunya menjadi seorang milioner.

4. Slinky - Richard James



Pada tahun 1943, seorang engineer di angkatan laut Amerika Serikat yang bernama Richard James sedang berusaha menciptakan sebuah alat dari pegas untuk menyimpan benda-benda sensitiv yang aman dari goyangan selama berlayar. Hingga pada akhirnya ia secara tidak sengaja menjatuhkan sebuah prototipe dari pegas tersebut. Benda tersebut jatuh, pada saat mengenai lantai bukannya berhenti benda tersebut malah memantul berulang-ulang kali dengan anggunnya. Pegas tersebut akhirnya tercipta menjadi sebuah permainan konyol yang sudah terjual lebih dari 300 unit.


5. Tefflon - Roy Plunkett



Jika anda merasa sangat frustasi pada saat berusaha memasak omelet yang rapi dan bersih tanpa meninggalkan kerak pada wajan, anda harus berterima kasih pada Roy Plunkett yang sudah terlebih dahulu merasakan frustasi yang berlipat-lipat. Pada tahun 1938, Plunkett bermaksud untuk menemukan varietas baru dari Chlorofluorocarbons (lebih dikenal dengan CFC yang dibenci dunia). Ketika ia datang untuk memeriksa eksperimennya di ruang pendingin ternyata ia mendapati sebuah tabung yang seharusnya dipenuhi oleh gas ternyata tampaknya gas nya telah lenyap, namun ia hanya mendapati serpihan putih yang ia tidak mengenalinya. Rasa ingin tahu yang tinggi membuat Plunkett menyelidiki bahan kimia misterius tersebut, dan ia pun bereksperimen dengan bahan tersebut dan mendapati bahwa bahan tersebut terbukti dapat menjadi pelumas yang fantastis dengan titik lebur yang sangat tinggi. Bahan tersebut awalnya sangat sempurna untuk diaplikasikan pada peralatan militer, namun sekarang bahan tersebut sangat populer di dapur semua orang sebagai peralatan memasak anti lengket.

6. Alat Pacu Jantung - Wilson Greatbatch



Seorang asisten professor si Universitas Buffalo mengira ia telah mengacaukan proyek untuk alat perekam jantung. Ia telah melakukan kesalahan dari yang seharusnya memasang resistor 10.000 Ohm pada alat tersebut namun ia justru memasang resistor dengan nilai hambatan 1 Mega Ohm. Rangkaian ini menghasilkan sinyal yang terdengar selama 1.8 mili detik dan kemudian berhenti sebentar. Greatbacth menyadari arus ini tepat untuk bisa mengatur denyut nadi untuk mengendalikan denyut jantung yang tidak sempurna. Sebelumnya alat pacu jantung memiliki ukuran sebesar televisi, namun sekarang kita mengenal alat pacu jantung yang berukuran kecil cocok untuk ditanam ke dalam dada orang-orang yang membutuhkan.

7. Velcro - George de Mestral



Bagi sebagian orang Indonesia mungkin tidak begitu nama "velcro", walaupun sebenarnya alat ini sangat mudah kita temukan di sekitar kita. Alat ini biasanya digunakan pada perekat jaket, tas, maupun sepatu.
Tahukah anda bahwa seekor anjing turut memberi andil pada penemuan ini. Seorang insinyur berkewarganegaraan Swiss, George de Mestral, sedang dalam perjalanannya pergi berburu bersama dengan seekor anjing. Ia mendapati fakta yang menjengkelkan dari duri yang menempel pada bulu anjingnya dan pada kaus kaki Mestral. Ia kemudian memeriksa dibawah mikroskop dan menemukan kait kecil yang membuatnya menempel pada bulu dan kain. Bertahun-tahun lamanya Mestral melakukan percobaan pada berbagai tekstil hingga akhirnya menemukan bahan Nilon yang dapat dijadikan produk yang meniru kait kecil yang melekat pada bulu-bulu halus. Setelah produk ini muncul, NASA menemukan dan sangat terbantu dengan penemuan ini dan mempopulerkannya.

8. X-Ray - Wilhem Roentgen



Pada akhir abad ke-19 Seorang fisikawan berkebangsaan Jerman, Wilhem Roentgen yang sedang melakukan eksperimen rutin dengan melibatkan sinar Katoda, secara tidak sengaja Roentgen menemukan sebuah kadus kosong yang berada di ruangan lain terlihat menyala. Ia menyimpulkan bahwa ada sinar yang mampu menembus benda padat. Dengan penuh ketakjuban, ia mengikuti naluri sebagai seorang peneliti untuk menyimpulkan bahwa gambar cemerlang dapat dihasilkan dengan radiasi sinar ini. Gambar pertama yang dihasilkan dari penemuan ini adalah gambar kerangka tangan istrinya yang memakai cincin pernikahan pada jari manisnya.

9. Penicilin - Alexander Fleming



Alexander Fleming adalah seorang ilmuwan berusia 47 tahun yang mempelajari kuman. Pada tahun 1928 ia bereksperimen di laboratoriumnya di Rumah Sakit St. Mary di London, Inggris 
Seperti orang pada umumnya yang ingin segera berlibur, Alexander Fleming meninggalkan setumpuk piring petri kotor yang ditumpuk di depan workstation sebelum meninggalkan kota. Ketika kembali dari liburan pada tanggal 3 September 1928, dia mulai memilah-milah piring kotor tersebut untuk membuangnya
Seperti telah didokumentasikan dengan baik di buku-buku sejarah dan di situs Hadiah Nobel, Fleming membuang sebagian besar piring di tong sampah Lysol. Tapi ketika sampai di piring berisi staphylococcus, ada sesuatu yang aneh menarik perhatiannya. Hidangan itu ditutupi koloni bakteri, kecuali di satu area di mana satu gumpalan jamur tumbuh. Di sekitar cetakan ada area bebas bakteri, seolah-olah jamur tersebut telah menghalangi bakteri menyebar. Dia menyadari bahwa itu bisa digunakan untuk membunuh berbagai bakteri - dan penisilin diidentifikasi.
Dari tindakan kecil kecerobohan ilmiah itu, kita mendapatkan antibiotik yang paling banyak digunakan saat ini.



10. Post It - Arthur Fry



Post-it juga ditemukan dari kesalahan. Pada tahun 1970, laboratorium penelitian 3M mencoba menemukan perekat yang kuat. Spencer Silver mengembangkan perekat baru, tapi bukannya mendapatkan perekat yang kuat malah ia mendapatkan perekat yang lemah. Tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan dengan hasil kesalahan tersebut  sehingga produk tersebut disisihkan. Empat tahun kemudian, ilmuwan 3M lain bernama Arthur Fry menemukan bahwa bookmarkernya dalam buku nyanyiannya terus terlepas jatuh. Mengingat perekat  yang dihasilkan oleh Silver, dia mencobanya sebagai bookmark dan menemukan marker atau penanda yang akan tetap menempel, namun pada saat dilepaskan tidak merusak lembaran bukunya. Warna kuning dipilih juga terjadi secara tidak sengaja; Pada saat itu sebuah laboratorium yang berdekatan dengan Post-it memiliki kertas kuning bekas yang banyak. 3M mulai mendistribusikan "Post-it Notes" secara nasional pada tahun 1980. Saat ini mereka adalah produsen peralatan dan perlengkapan perkantoran paling populer di dunia.



0 komentar:

Posting Komentar